TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Untuk membahas kelanjutan rencana pembangunan Bendungan Kusan di Kabupaten Tanah Bumbu, bupati setempat kembali mendatangi kantor Bappenas dan Kementerian PUPR.
” Jika tidak ada aral melintang, insyaallah, besok, Selasa ( 21/12/2021 ), saya akan ke Bappenas dan Kementerian PUPR membahas kelanjutan Bendungan Kusan,” kata Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar sebelum sholat Dhuha berjamaah, Senin ( 20/12/2021 ).
Sholat Dhuha tersebut dihadiri Sekda Kabupaten Tanah Bumbu Ambo Sakka, para kepala SKPD, para kepala bagian, dan staf sekretariat kantor bupati Tanah Bumbu.
Bendungan Kusan, merupakan salah satu prioritas Zairullah dalam memimpin Tanah Bumbu dan sesuai visi dan misinya pada masa kampanye 2020 lalu.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Zairullah kerap melakukan rapat redaksi dengan stafnya. Bahkan, belum ini, Zairullah melakukan zoom metting dengan pihak Kementerian PUPR.
Sebelum ke Bappenas dan Kementerian PUPR, November lalu Zairullah didampingi Sekda Tanah Bumbu, Ambo Sakka bersama Kepala Bappeda Tanbu, Andi Anwar Sadat serta salah satu Anggota DPRD Tanbu, H Hasanuddin juga datang ke kedua lembaga pemerintah pusat itu.
Gayung bersambut, dalam kunjungan nya itu dinilai pihak Kementrian (Bappenas) RI mendapatkan respon yang luar biasa atas rencana tersebut.
Berdasarkan data yang dipaparkan Pemkab Tanah Bumbu, Bendungan Kusan harus segera terwujud. Dimana sangat banyak potensinya. Baik mengatasi permasalahan banjir, kebutuhan air bersih, maupun potensi irigasi nya.
“ Ini sepertinya cukup prospek ya, memang harus segera di tangani,” kata Direktur Pengairan dan Irigasi Bappenas RI, Abdul Malik usai menerima Kunjungan Kerja (Kunker) pihak pemkab Tanbu di Kantor Bappenas RI, Jakarta Barat, Rabu (24/11/2021).
Menurutnya, terkait usulan Bendungan Kusan pihaknya sangat mendukung, namun harus dirembugkan lebih lanjut bersama Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.
“Tentu karena ini masalah teknis juga, kita harus adakan rapat lanjutan dengan Kementerian PUPR yang menyelesaikan masalah maupun mengelola sumber daya air. Maka itu, nanti kami akan berkordinasi lebih lanjut,” jelasnya. A-01/Edwan





















