BANJARMASIN aktualkalsel.com–Setelah lebih 20 tahun kehilangan pesonanya dan terkesan mangkrak, bekas arena permainan anak bombom car di Mitra Plaza Banjarmasin yang familiar dengan bangunan atapnya lengkungan sembilan itu akhirnya akan dibongkar pihak Pemko Banjarmasin.
Setelah dibongkar, nantinya lokasi itu akan dijadikan siring sehingga terhubung dengan siring yang ada di sepanjang Kampung Ketupat yang hanya dipisahkan sungai kecil dengan arena Plaza Mitra tersebut.
Bombom car di Plaza Mitra Banjarmasin Tengah ini pernah menjadi primadona bagi tempat permainan anak di Banjarmasin, namun setelah terjadi kerusuhan Jumat Kelabu 1997 atau di penghujung kekuasaan Era Orba itu, tempat ini bagai kehilangan daya tariknya dan hingga kini dibiarkan ada tetapi tak lagi berfungsi. Ditambah keberadaaan Plaza Mitra yang sekarang semakin meredup akibat lebih 99 persen pusat pertokoan itu tutup.
Plaza Mitra yang terletak di pinggir sungai besar yang membelah Kota Banjarmasin itu menjadi titik terparah kehancuran pada rusuh yang memakan sangat banyak korban jiwa pada 1997 itu. Rencana pada awal 2023 komplek pertokoaan itu di lantai dasarnya akan dijadikan sebagai pusat layanan sejumlah instansi Pemko Banjarmasin. Diharapkan kehadiran siring di bagian baratnya bisa memberikan suasana terbuka dan ramah lingkungan bagi pengguna jasa layanan tersebut.
Tentang tencana pembongkaran bekas arena bombom car Plaza Mitra itu, Walikota Banjarmasin menyebutkan bukan lantaran mangkrak berpuluh tahun.
“Tapi karena sertifikat hak guna bangunannya (HGB) nya berakhir pada 2022 ini. Karena itu sifatnya sertifikat maka konpensasinya akan diserahkan ke Pemko Banjarmasin untuk kembali dijadikan siring,” ujar Walikota Ibnu Sina seperti dilansir apahabar.com.
Siring di Plaza Mitra itu akan disatukan dengan siring yang sudah ada di depan SwissBell Hotel yang terpisah Jembatan Antasari. Untuk itu walikota merrncanakan dua opsi untuk menghubungkannya.
Pertama, akan dibuat semacam underpass atau siring tembus di bawah jembatan. Kalau tidak memungkinkan karena jembatan tidak cukup tinggi maka koneksitasnya akan dibuat melalui atas jembatan. Artinya akan ada pembobolan sebagian pagar jembatan tersebut di kedua sisinya.(uumsri)



















