BANJARMASIN aktualkalsel.com—Waspada terhadap ancaman virus omicron sudah menjadi komsumsi dunia, termasuk yang dilakukan pemerintah Saudi Arabia berkenaan dengan aturan memasuki Masjidil Haram bagi jamaah yang melakukan umroh ataupun sholat fardhu.
Hanya untuk melintas di halaman sebelum memasuki masjid suci umat Islam itu, jamaah sudah harus melalui lima titik peneriksaan.
“Pada hal dalam sepekan lalu sudah mulai terasa lebih longgar ketika hendak ke Masjidil Haram. Hari ini sudah mulai diperketat lagi. Ini kita harus berhenti di lima titik pemeriksaan askar,” ujar Salam, youtuber Indonesia yang bermukim di sana dalam tayangan di chanal youtube Sahabat Salam, Senin 20 Desember 2021.
Di tayangan itu, diperlihatkan bagaimana petugas yang tiliti dan tegas mencek jamaah untuk memperlihatkan identitas, sementara untuk orang luar Saudi harus menunjukkan izin permit melalui barcode di hp masing masing.
Selain ada lima titik pemeriksaan, jamaah masih harus diperiksa lagi di muara setiap pintu masjid tersebut.
Selain pemeriksaan, di halaman masjid itu juga dipasang penyekat penyekat untuk mengatur arus masuk masjid.
Youtuber Indonesia itu memperkirakan diperketatnya peneriksaan dari halaman hingga pintu masuk Masjidil Haram terkait kebijakan dunia untuk waspada terhadap masuknya virus Omicron di setiap negara.
“Ada khabar yang beredar di Saudi sudah ada pasien Omicron ini,” ujar sang youtuber.
Kalau di luar masjid pemeriksaan diperketat, maka suasana di area dalam termasuk di pelataran Kabah pemeriksaan sudah tidak ada. Hanya aparat memastikan jamaah mematuhi jalur jalur sholat serta tawaf, serta masker.
“Untuk selvie tampaknya tidak ada masalah, jamaah selalu ramai foto bahkan merekam menggunakan hp di lingkungan dalam masjid,” ujar Salam.(uumsri)



















