BANJARMASIN aktualkalsel.com—Ini tuntunan syariat yang kerap diabaikan manusia ketika berdoa kepada Alloh SWT. Karena doa yang makbul adalah doa yang didahului dengan pengantarnya.
Pernah, ujar Ustad DR Sukarni, Rasulullah menjumpai seorang pemuda sedang berdoa. Dia memanjatkan banyak permohonan kepada Alloh. Selesainya, Rasul pun menghampiri lalu memberi tahu kiat berdoa yang akan dikabulkan Alloh.

Rasulullah, ujar ulama di Banjarmasin tadi, mengajarkan tentang kata pengantar sebelum kita memohon pertolongan pada Alloh.
“Antaranya ada tiga kata pengantar yang diajarkan Rasulullah kepada pemuda tadi yaitu mulailah berdoa dengan didahului membaca bismillahirrohmanirrohim, atau bersyolawat dan ditutup dengan ucapan alhamdulillah,” ujar DR Sukarni kepada jamaah Sholat Subuh Masjid Al Jihad Banjarmasin Jumat 26 November 2021.
Tiga kata ini, menurut ulama yang juga dosen Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin ini, mudah diucapkan namun mengisyaratkan manusia sebagai hamba, pasrah dan tunduk di bawah Kuasa Alloh SWT dan menggantungkan harapan hanya kepada Alloh.
Kesadaran tunduk terhadap kuasa Alloh ini, menurut dia, sudah harus kita tata dan dibangun ketika awal hendak memulai berdoa. Persiapan. Kita harus tancapkan dalam kepala, di pikiran dan sadar betul akan kuasa Alloh terhadap seluruh sektor kehidupan serta alam semestanya.
“Ini yang disebut dengan istilah psikologi doa. Kesadaran kita bahwa sebagai hamba dalam genggaman Alloh, dalam kekuasaan Alloh. Pemikiran demikian harus kita hadirkan penuh sebelum memulai berdoa. Dan ini dampaknya kita merasa tenang dalam berdoa, tidak terburu buru,” jelasnya lagi.(uumsri)




















