BANJARMASIN aktualkalsel.com–Bertetangga dengan Alloh SWT? Benarkah bisa demikian? Ini penggalam isi ceramah subuh DR HM Fauzi MSc di Masjid Al Jihad Banjarmasin, Jumat 14 Maret 2024.
Ulama di Banjarmasin itu mengutip satu Hadis Qutsi yang menyebut ketika Alloh SWT bertanya kepada Malaikat MalaikatNYA: dimana kah para tetanggaKU? Yang dijawab oleh Malaikat: siapakah mereka itu?
Kemudian Alloh SWT menjelaskan kepada Malaikat bahwa para tetanggaNYA itu adalah hamba hamba NYA yang senang membaca Alquran dan menyemarakan masjid dengan amal ibadahnya.
“Maka bersyukurlah bila kita bisa masuk menjadi golongan tetangga Alloh SWT itu,” ujar Ustad DR Fauzi lagi.
Dan, menurutnya, Bulan Ramadhan ini untuk mencapai dua syarat menjadi tetangga Alloh SWT itu tidak sulit. Alloh sendiri yang menghamparkan jalannya melalui magnet Ramadhan. Dimana muslimin dianugrahi keringanan hati untuk menjalankan dua hal tersebut.
“Mereka yang biasanya jarang membaca Alquran dan pergi ke masjid ketika Ramadhan menjadi rajin. Menjadi intim dengan ayat ayat Alloh dan Rumah NYA. Bersyukurlah kita, ini janji Alloh,” jelasnya.
Itulah, menurutnya, keberkahan besar dari Ramadhan. Dan sangat merugi bila ada muslimin yang tidak memperdulikan magnet tersebut karena intim dengan Alloh adalah kenikmatan beribadah. (uumsr/foto net)



















