BANJARMASIN aktualkalsel.com—Sebanyak 15 kelurahan di Banjarmasin sudah membawa pulang penghargaan karegori utama program kampung iklim yang diadakan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI 2021.

Dari 15 penghargaan itu satu berupa tropi dan lainnya sertifikat.

“Tetapi semuanya satu kategori yaitu utama dan peraih nilai 90, hanya saja untuk Kampung Kenanga, Kelurahan Sungai Jingah itu ada nilai plusnya hingga mendapatkan tropi bukan sertifikat,” ujar Wahyu, dari Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin yang menangani sistem penilaian proklim ini.

Menurut dia, melalui proklim warga dari spot terkecil seperti lingkungan RT hingga kelurahan diajak untuk siaga dalam menghadapi perubahan iklim yang dampaknya bisa berupa bencana.

Ancaman bencana, menurut Wahyu, memang beda tiap daerah. Di Kalimantan Selatan yang paling dominan ancamannya adalah banjir.

“Nah , penilaian proklim di kita ini lebih ditekankan pada bagaimana warga siaga dalam mengantisipasi banjir,” ujar Wahyu lagi.

Upaya itulah, menurutnya, yang selama ini gigih dilakukan oleh 15 kelurahan yang mendapat penghargaan Proklim 2021. Mereka fokus mengupayakan bagaimana agar sungai lingkungan benar benar berfungsi sebagai membuang air, bebas dari sampah.

“Yang seperti ini harus ada kesepakatan warganya dalam menjaga lingkungan. Bahkan ada yang membuat lembaran aturan yang disepakati bersama . Ibarat di pemerintah itu perda-lah,” jelas Wahyu lagi.

Jadi, warganya, terbiasa membuang sampah di tempatnya dan tidak dilakukan pembakaran menjaga kelancaran arus air sungai.

“Ini jelas muaranya untuk menjaga kebersihan lingkungan dan udara,” kata Wahyu.

Kesepakatan itu pula, menurutnya, yang menjadikan spot di 15 kekurahan penerima penghargaan proklim kondisinya bersih, nyaman dan sehat.

“Bahkan di sini tidak ada warga yang memasak menggunakan kompor minyak, karena pembakarannya mempercepat perubahan iklim ekstrem,” jelasnya lagi.

hebatnya lagi, mereka menggunakan bukan hanya pertemuan berkala sebagai media musyarawah dan evaluasi teyapi juga ada grup wa dan kertas informasi yang ditenpel di titik strategis di kampung itu.(uumsri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here