BANJARMASIN aktualkalsel.com–Amerika tengah diguncang skandal moral warganya. Itu setelah pekan lalu, terjadi tragedi pemerkosaan terhadap seorang penumpang kereta api yang tengah dalam perjalanan.

Tragisnya, pemerkosaan itu justru disaksikan penumpang yang memadati gerbong, tanpa sda seorang pun yang mencoba mencegah atau bertindak sesuatu.

Tindak kriminal penumpang kereta terhadap penumpang ini memicu emosional warga denfan menuduh puluhan penumpang yang jadi saksi diam di situ sebagai tindakan tak menpunyai rasa dan jiwa.

Bukan hanya masyarakat dan aktivis yang mencela sikap diam puluhan penumpang itu, aparat berwenang di pinggiran kota Philadelphia mengatakan: “seharusnya melakukan sesuatu.”

Amerika dan warganya yang dikenal merap mengusung slogan diri sebagai ‘polisi dunia’ ternyata tak melakukan apa apa ketika menyaksikan kejahatan keji di depan mata mereka.

Polisi Upper Darby baru dipanggil ke terminal 69th Street pada Rabu 13 Oktober 2021 malam setelah peristiwa nahad itu. Polisi mengatakan seorang pegawai transit yang bertugas di sekitar kereta melaporkan “ada yang tidak beres” dengan seorang perempuan yang berada di kereta api tersebut. Video pemantauan di gerbong kereta api itu menunjukkan seluruh penumpang hanya diam.

Setelah pemberitaan ini beredar di sejumlah media baik cetak maupun online, sejumlah aktivis mulai gencar melakukan aksi turun ke jalan sambil membentangkan poster poster bertukis ‘no rape’ atau menolak tindak pemerkosaan.(uumsri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here