BANJARMASIN aktualkalsel.com—Suasana taklim bada Sholat Subuh di Masjid Al Jihad Banjarmasin terasa penuh haru. Ustad H Masudi HS yang menjadi penceramah tidak bisa menyembunyikan rasa suka citanya hingga terisak isak di mimbar, Rabu 20 Oktober 2021.

Setelah mengucapkan kalimat pembuka majelis taklim, ulama senior di Banjarmasin ini terdiam beberapa saat, tak mampu mengeluarkan suara untuk kalimat kalimat syukur yang hendak diucapkannya yaitu: Alhamdulillah di masjid masjid sekarang kita kembali bisa sholat berjamaah dengan shaf yang rapat.

“Alhamdulillah, kita kembali bisa sholat berjamaah sesuai sunnah Rasulullah, shaf jamaah dirapatkan,” ujar ulama ini sambil terisak-isak tak mampu menahan rasa suka cita.

Apalagi, ujar Ustad Masudi, waktu Sholat Subuh berjamaah tadi, imam melantunkan ayat ayat Alquran dengan merdu, bening, menggiring ke suasana khusyuk.

“Kita tak henti mensyukuri nikmat Alloh yang luar biasa ini, yaitu kembali bisa sholat berjamaa dengan shaf rapat,” ujarnya berulang ulang, begitu terharu.

Karena ujar ulama ini, sholat sesuai ajaran Rasulullah adalah kewajiban bagi muslimin untuk menjalankannya. Ini sebagai bukti ketaqwaan kepada Alloh dan kecintaan kepada Rasulullah.

Bukan hanya jamaah di masjid itu yang merasa terbawa ke suasana haru, karena taklim ini disiarkan langsung melalui radio Masjid Al Jihad, pe dengar di rumah ikut menitikan air mata.

“Alhamdulillah Ustadz betapa bahagianya mendengar bahwa masjid ² sdh merapatkan kembali shafnya sehingga kita bisa merasakan kesempurrnaan kembali sholat kita.Semoga Allah mengampuni dosa² kita semua krn situasi dn kondisilah yg membuat kita semua terpaksa mengikuti keadaan dn melanggar perintah Mu Ya Allah,” tulis Mardiani Hartaty di kolom komentar, yang mengikuti siaran live melalui fb itu.

Sebagai catatannya , selama hampir dua tahun pandemi covid 19 ini, seluruh masjid di Indonesia bahkan dunia, harus melaksanakan sholat berjamaah sesuai prosedur kesehatan yaitu jaga jarak tiap shaf, menggunakan masker serta jumlah yang dibatasi.

Kondisi ini, disadari muslimin khususnya para ulama, sebagai sholat berjamaah yang tidak sunnah karena Rasulullah mengajarkan shaf sholat berjamaah haruslah rapat. Dan, seruan itu selalu diucapkan imam sebelum menulai memimpin sholat.(uumsri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here