Manajemen Head Office PT Sebuku Tanjung Coal ( STC ) Grup, David Sebastian ketika memberikan sambutan pada pembukaan UKW PWI Kalimantan Selatan, Jumat ( 15/10/2021 ). ( foto/ sukrie ).

BANJARMASIN, aktualkalsel.com — Manajemen Head Office PT Sebuku Tanjung Coal ( STC ) Grup, David Sebastian mengatakan, pihaknya ingin berkontribusi secara nyata terhadap masyarakat pers di Kalimantan Selatan.

“Bagi kami pelaku dunia usaha, pers adalah mitra dan stakeholder yang strategis. Kami berharap dengan hadirnya wartawan yang berkompeten, maka dunia usaha juga merasakan manfaatnya dengan berita-berita yang berimbang dan menciptakan iklim usaha yang kondusif,” ujarnya.

David Bastian mengatakan hal itu ketika diminta memberikan sambutannya pada pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XIII yang dilaksanakan 15-16 Oktober lalu, yang digelar PWI Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dewan Pers.

Dia pun menyampaikan komitmen PT STC akan terus bersinergi bersama PWI untuk mendorong peningkatan kompetensi wartawan. Harapannya agar pemberitaan yang dibuat wartawan berkompeten bisa memberikan kontrol yang berlandaskan fakta dan data akurat, serta memegang teguh kode etik dengan mengedepankan prinsip keadilan dan berimbang.

Ketua PWI Kalimantan Selatan
Zainal Helmie juga berharap perusahaan besar di Kalimantan Selam juga ikut berkontribusi terhadap masyarakat pers di daerah ini. Khususnya dalam mendorong peningkatan kompetensi wartawan,” katanya usai penutupan UKW yang dilaksanakan di Gedung PWI Kalsel Jalan Pengeran Hidayatullah Banjarmasin, Sabtu (16/10/2021 ).

Ditegaskan Zainal Hilmie, UKW menjadi salah satu syarat bagi insan pers untuk menjalankan tugas jurnalistik.
Melalui UKW maka kapastitas dan kompetensi seorang wartawan akan diuji, apakah layak dan berkompeten menjalankan tugas jurnalistik yang profesional dan bermartabat.

“Bagi pimpinan media akan diuji pada jenjang utama, bagi redaktur diuji jenjang madya dan bagi wartawan diuji pada jenjang muda. Uji UKW ini memiliki standar penilaian yang ketat dengan penguji yang telah mendapat sertifikasi penguji nasional. Jadi, bagi yang lulus, maka bisa dikatakan telah berkompeten,” jelas Zainal Helmie.

Para penguji dan wartawan yang berhasil lulus pada UKW PWI Kalimantan Selatan, Sabtu ( 16/10/2021 ) siang. ( foto/ist )

BISA MENJADI FILTER
Sementara Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Kalsel Toto Fachrudin mengatakan, wartawan yang berkompeten bisa menjadi filter untuk mencegah dan membendung informasi hoax yang begitu massif. Ketika dinyatakan berkompeten, maka wartawan akan terikat untuk menjalankan prinsip jurnalime yang jujur, adil, berimbang, serta bermartabat.

“Wartawan berkompeten akan selalu memegang teguh prinsip jurnalisme yang berimbang dengan mengedepankan kepentingan publik. Kode Etik dan UU Pers akan selalu menjadi pegangan dalam menjalankan tugas jurnalistik, termasuk bagi redaktur dan pimpinan media,” katanya. A-01

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here