ENAM jurnalis senior di Banjarmasin yang mengikuti UKW jenjang utama, Sabtu 16 Oktober 2021 di Gedung Utama PWI Kalsel foto bersama tim penguji ( foto/ istimewa )

BANJARMASIN, aktualkalsel.com – Selaman 35 tahun berkarir sebagai wartawan yang diawali sebagai tukang susun huruf di Harian Dinamika ( Sekarang Kalimantan Post ) tidak membuat Sukriansyah puas dengan ilmu serta karir yang sudah didapatkan .

Ya, meski sudah dipercaya Bupati Tanah Bumbu dr H Zairullah Azhar sebagai Direktur Radio Swara Bersujud (RSB) Tanah Bumbu di Kabupaten Tanah Bumbu Provinsi Kalsel terus menuntut ilmu kejurnalistikannya dengan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan ( UKW ) angkatan XIII PWI Kalimantan Selatan, untuk tingkat utama yang dimulai ( 15/10/ 2021 ) malam.

Ya Sukriansyah dikenal sebagai wartawan senior yang patut menjadi inspirasi bagi wartawan – wartawan muda yang ingin berkarir sebagai jurnalistik tahun 1986 Sukriansyah muda memulainya hanya sebagai penyusun huruf di sebuah media cetak bernama Dinamika Berita sebelum berganti jadi Kalimantan Post .

Kegigihan dan keuletannya mengantarkannya menjadi seorang wartawan di media yang sama ( sebagai catatan waktu itu hanya beberapa gelintir media cetak harian yang terbit di Kalsel dan belum menjamurnya atau ada media online seperti sekarang ini, red ).

Berkat kegigihan dan keuletannya serta setia dengan profesi , Sukriansyah yang waktu itu juga harus membantu orang tuanya membimbing dan mengantarkan adik -adik nya hingga bisa mandiri pada tahun 1990 kemudian dipercaya pimpinan media itu sebagai Redaktur Umum, satu jabatan prestisius di sebuah media.

Tak puas menjadi Redaktur Umum, Sukriansyah yang dimasa karirnya karena profesinya mengenal berbagai macam orang dari orang biasa hingga pejabat dan pengusaha itu kemudian berani mendirikan media sendiri sekaligus sebagai pemilik dan pemimpin redaksi Mingguan atau Tabloid AKTUAL pada 2001. Kedekatannya dengan dr H Zairullah Azhar yang ketika Sukriansyah masih menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin membuatnya terus dipercaya.

Saat dr H Zairullah Azhar menjabat anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sukriansyah dipercaya sebagai stafnya.

Dan saat dr H Zairullah Ashar menjabat Ketua DPD PKB Kalsel hingga kemudian terpilih kembali sebagai Bupati Tanah Bumbu (sebagai catatan dr H Zairullah Azhar adalah Bupati Tanah Bumbu pertama sejak kabupaten itu berdiri dan kemudian terpilih lagi pada periode kedua,red) Sukriansyah selalu setia menemani baik sebagai Humas PKB sekaligus menjadi tim sukses pemenangan dr Zairullah Azhar di Pilkada Tanah Bumbu

Tak heran jika dr H Zairullah Ashar mempercayai pria berperawakan sedikit gempal ini menjabat sebuah jabatan di sebuah media yang berfungsi menyiarkan program atau keberhasilan pembangunan di Tanah Bumbu sekaligus berperan sebagai kontrol kritik jika kebijakan rada melenceng.

Sukriansyah satu dari enam jurnalis senior di Banjarmasin yang mengikuti jenjang utama, Sabtu 16 Oktober 2021 di Gedung Utama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI Kalsel).

Keenam wartawan jenjang utama yang lulus itu adalah Sukriansyah dari tabloid AKTUAL/aktualkalsel.com, kemudian Elpianur dari Kalimantanlive.com, Ernawati Djedi dari portal berita Warta Banjar, H Muhammad Arief harian Barito Post dan Zainal Mutaqien dari portal berita apahabar.com serta Muchtar Kusuma Atmaja dari Duta TV . Alhamdulillah lulus semua.

Sebelum jenjang utama ini, beberapa tahun lalu saya ikut di UKW jenjang Madya,” ujar Sukriansyah sebelum penutupan UKW .

Menurutnya tidak ada yang namanya lelah dalam menuntut ilmu. Apalagi di era serba digital sekarang ini tentu selain harus menjadi wartawan yang berkompeten juga menyiapkan diri untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di radio yang dipimpinnya. Salah satunya menuntut ilmu dengan mengikuti UKW ini,” pungkas Sukriansyah .

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel Ir Zainal Helmie mengatakan, kegiatan ini harusnya diadakan beberapa kali.
Namun karena keterbatasan anggaran, tahun ini hanya bisa dilaksanakan satu kali

“Mudah-mudahan di 2022 mendatang, target kita tiga kali pelaksanaan. Sehingga kita bisa mengurangi jumlah wartawan kita yang belum kompeten, khususnya wartawan muda dan beberapa media yang belum terverifikasi,” ucap Zainal Helmie. Baritopost.Co.Id/A-01

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here