BANJARMASIN aktualkalsel.com—Setumpuk pakaian kotor yang dibungkus dalam hampir sepuluh kantong plastik, sudah beberapa hari ini, menyita lantai dapur sebuah usaha jasa cuci setrika pakaian atau londry yang gerainya di kawasan Kayutangi, Banjarmasin.

“Sengaja belum kami proses cuci, karena ini order yang masuk mencurigakan, jadi kita tunggu pemiliknya kalau telepon hendak mengambil baru kita proses,” ujarnya Aan, karyawan bagian dapur londry tersebut.

Mencurigakan, maksud dia adalah, karena pakaian yang ada di dalamnya kondisinya sudah tidak layak pakai atau semacam gombal yang pantas untuk ditongsampahkan alias dibuang, tetapi oleh prmiliknya dikirim ke londry sebagai orderan tetapi tidak akan diambil ambil.

Orderan mencurigakan seperti ini, menurut Aan, sangat sering mereka terima dan jumlahnya baik yang sudah diproses bersih maupun yang belum mencapai satu kwintal. Biasanya karyawan outlet tidak curiga dengan orderan seperti ini sehingga mereka menerima saja sebagai barang yang masuk.

Padahal, menurut Aan, orderan demikian jelas sangat merugikan pemilik jasa londry karena menjadi beban cost kerja dan tidak pernah diambil si empunya.

“Tega aja rasanya bagi mereka yang mengirim gombal pakaiannya ke londry hanya untuk membuang sebab sangat merugikan pihak pengelola londry,” ujarnya.

Apalagi, biasanya si empunya ketika menyerahkan ke outlet londry tidak bersedia mencantumkan no hp, mereka habya minta nota terima, tetapi tidak pernah kembali lagi.

Padahal, ujar karyawan tersebut, biasanya kondisi pakaian kotor yang diserahkan di outlet sangat sangat mengerikan.

“Bau nya sudah busuk sampai kami cuci dengan sabun beberapa kali belum hilang bau amis ya, setelah bersih eee tidak diambil,” keluhnya.

Tentu, perbuatan semacam penipuan ini sangat tidak terpuji dan merugikan orang lain.

Diakuinya, Mengelola usaha jasa cuci dan setrika pakaian atau londry tidak bisa luput dari cerita suka duka kesehariannya. Dan orderan seperti ini adalah salah satu dukanya.(uumsri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here