TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Kepala Disdagri Kabupaten Tanah Bumbu Deni Haryanto menegaskan, berdasarkan hasil rapat dengan pihak terkait, dan menindaklanjuti perbup, maka ditetapkan harga elpiji 3kg di tingkat pengecer atau warung tidak boleh lebih dari Rp30.000 per tabung.

” Dengan adanya ketetapan ini, maka diharapkan harga elpiji stabil dan tidak ada lagi terjadi lonjakan seperti selama ini. Bila ada yang melanggar akan beri sanksi,” katanya.

Memang seperti yang berjalan selama ini, ungkap Deni, elpiji 3 yang beredar di Tanah Bumbu bukan hanya dari pangkalan elpiji, tapi banyak juga elpiji 3 kg dari kabupaten tetangga yang berbatasan dengan Tanah Bumbu. Untuk itu pihaknya dan Tim Pengawasan Kabupaten Tanah Bumbu memperkuat pengawasan dengan peran sertakan Asosiasi Pangkalan elpiji se Kabupaten Tanah Bumbu.

Hasil pantauan selama ini, harga yang ada di kios-kios dan enceran harganya bervariasi, dari harga Rp33 ribu – Rp38 ribu.

” Dengan adanya Perbup ini, maka ketentuan harga elpiji berlaku di 12 kecamatan Tanah Bumbu,” demi Deni.

Menurut Deni, rapat yang dilaksanakan di kantor bupati dihadiri staf Ahli Bupati Bidang Ekomomi, Kabag Hukum, Kabag Ekonomi, Kabid Perdangan dan Sekretariat Pemda Tanah Bumbu, dan ketua beserta Pengurus Asosiasi Pangkalan se Tanah Bumbu. A-01/edwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here