Ketua DMI Tanah Bumbu Sudian Noor. ( foto/Edwan )

TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Menindak lanjuti program sertifikasi tanah Masjid dari Dewan Masjid Indonesia ( DMI ), maka pihak pengurus daerah ini siap melaksanakannya.

” Kita menunggu jawaban dari Kementerian Agama Tanah Bumbu, berapa masjid di daerah ini yang sudah bersertifikat dan belum. Kita sudah minta datanya itu,” kata Ketua DMI Tanah Bumbu Sudian Noor kepada aktualkalsel.com, Minggu ( 5/9/2021 ) malam.

Sertifikasi tanah Masjid, menurut mantan Bupati ketiga Tanah Bumbu itu, sangat diperlukan. Sebab berdasarkan pengalaman selama ini, masjid yang tanahnya tidak memiliki sertifikat, akhirnya bermasalah dikemudian karena diakui ahli waris.

” Sudah sering terjadi, ketika orang tua yang menghibahkan tanah untuk masjid meninggal, maka ahli warisnya menggugat. Kita tidak ingin seperti itu,” ungkap Sudian Noor yang sekarang kelihatan semakin segar.

Sudian menegaskan, jika Kemenag Tanah Bumbu, memberikan data mengenai masjid mana saja yang tanahnya belum bersertifikat, maka secepatnya langsung dilaporkan dengan DMI pusat untuk dibuatkan sertifikat.

” DMI pusat nantinya akan bekerja sama ( MuO ) dengan BPN Tanah Bumbu agar secepatnya mengeluarkan sertifikat untuk masjid ,” tambahnya.

Yang kedua, lanjut Sudian, pihaknya bergerak untuk menggalakkan mengaji di masjid-masjid, setelah sholat Maghrib, bersama remaja masjid atau Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia ( BKPRMI ).

Dan yang ketiga, adalah mencari peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian masjid dengan membuka usaha. Misalnya, membuat batako untuk keperluan halaman rumah atau halaman.

Jika ekonomi masjid berjalan, maka tidak perlu lagi masjid minta bantuan dengan pihak lain.
Saat ini, jumlah masjid di Tanah Bumbu sebanyak 256 buah. Paling banyak diantaranya di Simpang Empat, Satui.

Soal pandemi Covid-19, hingga sekarang belum ada larangan menutupnya.

” Soal sholat lima waktu tetap, hanya saja harua tetap menjaga protokol kesehatan. A-01/ edwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here