TANAH BUMBU, aktualkalsel.com –– Dinas Perkimtan Kabupaten Tanah Bumbu akan merelokasi sebanyak 66 KK Warga Dadap Kusan Raya di RT 1 secara bertahap.

Masalahnya di daerah ini rawan banjir. Dan hal ini menjadi prioritas pembangunan sebagaimana yang diinstruksikan Bupati Kabupaten Tanah Bumbu Zairullah Azhar, seusai meninjau desa Dadap Kusan Raya dan Tamunih, Kemurahan Teluk Kepayang, Sabtu lalu.

” Secara bertahap tempat tinggal warga desa Dadap di RT 1akan kita pindah ke tempat yang lebih baik,”kata Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Tanah Bumbu Ansyari Firdaus kepada aktualkalsel.com, Jumat ( 11/6/2021 ), di ruang tunggu tamu atau staf yang ingin menghadap bupati.

Tahun ini, menurut Daus — sapaan akrab Ansyari Firdaus — pihaknya akan segera membangunkan dua buah rumah untuk 2 KK yang ada di desa Dadap. Untuk satu buah rumah pihaknya mengalokasikan dana sebenar Rp50 juta perbuah.

Pembangunan rumah tersebut dilakukan setelah pihak melakukan peninjauan lapangan ke Kecamatan Teluk Kepayang, Desa Dadap dan Tamunih.

Seperti diketahui, Zairullah belum lama ini mengajak semua SKPD mengunjungi Desa Dadap dan Tamunih, dua desa tertinggal yang berada di daerah pegunungan.

Dan dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Bumi Bersujud itu menegaskan, semua SKPD terkait harus berperang aktif dan menindaklanjuti keinginan Zairullah, agar kedua daerah itu segera terlapas dari predikat desa tertinggal.

Untuk menangani kedua desa ini, Dinas Perkimtan bergerak cepat.
” Kami bergerak ke lapangan dan menindaklanjuti apa yang diinginkan Pak Bupati,” ungkap Daus.

Kenapa hanya membangunkan dua buah rumah? Menurut Daus, hal ini dikarenakan adanya recofusing anggaran kemaren. Jadi terbatas alokasinya.
” Mudahan tahun depan bisa kita anggarkan lebih banyak lagi sehingga rumah yang dibangun untuk wargapun bertambah banyak,” demikian Daus. SKR/edwan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here