JAKARTA, aktualkalsel.com — Anggota Komisi III DPR RI Heru Widodo meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan perluasan kerjasama dengan berbagai lembaga instansi baik yang ada di dalam negeri dan di luar negeri.

“Seperti apa kerjasama PPATK dengan lembaga lain untuk mendeteksi kejahatan pencucian uang dalam bentuk transaksi antar bank,”kata Heru saat rapat dengar pendapat antara Komisi III DPR RI dengan PPATK,di Ruang Rapat Komisi III,Gedung Nusantara II,Komplek Kantor Parlemen Jakarta ,Rabu,(24/3/2021)

Tindakan kejahatan pencucian uang oleh para pelaku dengan memecah hasil kejahatannya di berbagai perbankan terutama bank- bank yang kecil sangat sulit di lakukan pelacakannya.

Karena itu PPATK diminta untuk meningkatkan dan memperluas kerjasamanya dengan berbagai lembaga instansi.

Selain pencegahan tindak kejahatan pencucian uang legislator Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) tersebut juga menyoroti masalah pemblokiran rekening yang di duga terlibat dalam tindak kejahatan terorisme di Indonesia.

“Indikasi adanya pendanaan teroris yang sempat heboh beberapa waktu lalu,hingga pemblokiran 29 rekening memang suatu pencapaian yang luar biasa,namun perlu di evaluasi Kembali, apakah memang betul rekening yang diblokir tersebut untuk pendanaan kegiatan terorisme atau tidak,” kata Heru, politisi PKB asal daerah pemilihan Kalimantan Selatan II itu. Edwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here