Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu H. Supiansyah dirubung wartawan 'press room,' DPRD Kalimantan Selatan, Selasa ( 23/3/2021 ). ( foto/ist )

BANJARMASIN, aktualkalsel.com — Peran wartawan dalam ikut menentukan pembangunan disuatu daerah sangat punya makna yang besar.

Dan dalam pemerintahan, wartawan itu corong pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Demikian Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu H. Supiansyah kepada aktualkalsel.com, dan sejumlah wartawan anggota press room DPRD Kalimantan Selatan
, Selasa ( 23/3/2021 ), di gedung DPRD setempat di Banjarmasin.

Kedatangan anggota Supiansyah ke gedung DPRD Kalimantan Selatan, untuk menghadiri rapat dengan , Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan Syafruddin atau yang lebih akrab di sapa Bang Dhien.

Dalam membantu menyebarkan informasi, wartawan melalui tulisan bisa membuat orang tahu akan suatu peristiwa walau dalam jarak jauh sekalipun.

” Sejauh ini saya sering mengatakan, kepada kawan-kawan dalam menulis berita harus memperhatikan kode etik jurnalistik,” katanya yang diiyakan sejumlah wartawan.

Sebagai salah satu wujud hak asasi manusia, kebebasan pers di Indonesia telah dijamin dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999.

Kebebasan tersebut, ungkap H.UPI, bukanlah kebebasan yang mutlak, tetapi kebebasan yang disertai dengan tanggung jawab sosial. ” Check and balance harus dilakukan. Kalau mau mengangkat berita ya konfirmasi dulu ,” kata H.UPI.

Tanggung jawab sosial artinya setiap kegiatan pers harus menghormati hak asasi setiap orang dan harus bertanggung jawab kepada publik.

” Agar tanggung jawab sosial tersebut benar-benar terlaksana, maka dibentuklah Kode Etik Jurnalistik untuk wartawan,” ungkapnya.

Wartawan dan pers merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Wartawan adalah profesi yang melaksanakan kegiatan jurnalistik, sementara pers adalah lembaga yang menjalankan kegiatan jurnalistik. SKR/ Edwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here