Prof Emil Salim Sering Berenang di Sungai Kecil di Banjarmasin Ini Lho

SAYA sering berenang di sungai kecil di Banjarmasin ini, ujar Prof Emil Salim sambil menunjuk satu sungai kecil yang ada di Kota Banjarmasin.

Pengakuan itu disampaikan ‘Bapak Lingkungan’ Indonesia ini ketika melakukan kunjungan kerja di Banjarmasin selaku Menteri Lingkungan Hidup era Presiden Suharto.

Waktu itu, menteri yang bergelar profesor ini, meninjau Sungai Sutoyo. Nah ketika berdiri di tepi jembatan yang berseberangan dengan Kampus Stinas Banjarmasin, dia menunjuk di sungai itulah dia kerap berenang sewaktu masih kecil.

Dalam biografi Prof Emil Salim tercatat pernah menjadi warga Kota Banjarmasin bersama kedua orangtuanya. Di kota ini dia sempat bersekolah setara sekolah taman kanak-kanak (TK) dan beberapa tahun di bangku sekolah dasar.

Ketika meninjau sungai tempatnya berenang di masa anak-anak itu, kondisi Sungai Sutoyo sudah tidak memungkinkan lagi dijadikan ajang berenang anak anak karena semakin menyempit, dangkal dan penuh sampah.

Dan, sekarang, lebih 20 tahun setelah kunjungan itu, kondisinya semakin parah karena bukan hanya penuh sampah tetapi juga nyaris tidak bisa bernapas karena atasnya sesak oleh bangunan jembatan beton yang menutup atas sungai. Sungai inilah tang kemudian di penghujung masa kepemimpinan periode pertama Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dijadikan salah satu sungai yang akan direvitalisasi.

“Sungai Sutoyo ini merupakan satu dari sembilan sungai atau kanal peninggalan Belanda yang akan direvitalisasi,” ujarnya awal Februari 2021.

Langkah Ibnu Sina ini diambil untuk menyikapi banjir tinggi yang sempat menggenangi lebih separo pemukiman waganya sepanjang pertengahan hingga akhir Januari 2021. Revitalisasi ini diharapkan kedepannya bisa mencegah atau setidaknya mengurangi kuwantitas banjir yang menggenangi kota berjuluk ‘seribu sungai’ ini.

Sungai Sutoyo termasuk kanal peninggalan Belanda yang terpanjang bersama Kanal A Yani, yang bermuara dari pertemuan dengan Delta Tatas bagian barat Masjid Raya Sabilal Muhtadin sampai Jembatan Air Mantan yang langsung bermuara ke Sungai Barito. (uumsri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here