Anggota DPRD Ngawi dan Ponorogo ketika berkunjung ke DPRD Kota Banjarmasin, Rabu ( 23/1/2020 ). ( foto/ Edwan )

BANJARMASIN, AKTUAL — Anggota DPRD Kabupaten Ngawi dan Ponorogo melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Kota Banjarmasin, Rabu (23/1/).

Mereka disambut Wakil Ketua DPRD Banjarmasin M Yamin dan Ketua Komisi IV Matnor Ali di ruang paripurna dewan.

Kali ini, pajak dan retribusi parkir Banjarmasin yang menjadi daya tarik DPRD Kabupaten Ngawi dan Ponorogo.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin M Yamin menjelaskan, kedatangan DPRD Kabupaten Ponorogo ke Banjarmasin yaitu berkoordinasi tentang retribusi parkir yang ada di Kota Seribu Sungai ini.

Sedangkan, DPRD Kabupaten Ngawi terkait penambahan wawasan dan memperdalam bidang tugas komisi.

“Mereka mempelajari itu. Termasuk juga PAD di sektor pajak dan retribusi parkir Banjarmasin,” ucapnya.

Politikus Gerindra ini mengatakan, pajak dan retribusi parkir di Banjarmasin memang menjadi daya tarik tersendiri. Angka yang dihasilkan pun cukup besar.

“Alhamdulillah berkat kerjasama dan koordinasi yang baik antara pihak legislatif dan eksekutif, keberhasilan capaian PAD di sektor pajak dan retribusi parkir di kota ini menjadi daya tarik dan dilirik daerah lain,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengatakan, kunjungan kerja mereka ke Banjarmasin untuk menggali lebih dalam terkait fungsi dan tugas komisi DPRD. Termasuk kiat-kiat dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jadi kami tertarik dengan PAD di sektor pajak dan retribusi parkir kota ini. Pendapatan pajak dan retribusi parkir Banjarmasin lebih dari Rp 10 miliar, sedangkan kami baru Rp 3,4 miliar saja, ini yang mesti kami pelajari,” ungkapnya.

Sedana dengan itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto menjelaskan, saat ini pihaknya juga tengah mengkaji regulasi terkait peningkatan PAD di sektor pajak parkir.

Pihaknya ditarget menaikkan PAD tersebut menjadi 65 persen. Semula hanya Rp 1 miliar, kali ini akan dinaikkan menjadi Rp 1,63. “Kenaikannya tinggi sekali.

Melihat Banjarmasin memiliki PAD di sektor ini sangat besar, makanya kami ke sini mempelajarinya. Alhamdulillah strategi dan polanya sudah dapat,” katanya. Edwan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here