Yudisium STMIK Indonesia Banjarmasin

BANJARMASIN, AKTUAL – Ketua Yayasan Pendidikan Bina Ilmu Banjarmasin HM Zairullaah Azhar,  MSc mengatakan, untuk meningkatkan keberadaan STMIK Indonesia Banjarmasin ke depan pihaknya akan membuka program S2 Sistem Informasi dengan bekerjasama dengan UKSW Salatiga.

“ Kerjasama tersebut sudah disepakati, dan segera direalisasikan,” kata Zairullah ketijka memberikan sambutan pada yudisium Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika & Komputer (STMIK) Strata I dan Diploma III periode II Tahun 2019, di HBI Banjarmasin Sabtu (26/10/2019).

Yudisium diikuti oleh 291 Mahasiswa lulusan yang berasal dari empat program studi yang ada di STMIK yaitu D3 Manajemen Informatika 11 orang. Komputer Akuntansi 5 orang. Untuk S1 jurusan Sistem Informasi ( SI) 87 orang, Teknik Informatika ( TI) 188 orang.

Zairullah yang memberikan sambutan melalui handphone seluler –karena saat berlangsung yudisium masih berada di Jakarta —  mengatakan, mereka yang mengikuti yudisium hendaknya  terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan diri menyongsong persaingan dan massa depan.

Masa depan, ungkap anggota DPR RI dari PKB itu, miliki generasi muda. Karena itulah peserta yudisium harus mampu meraihnya.

Kepada para lulusan, Zairullah juga berpesan agar selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta terus menuntut ilmu meski sudah lulus di bangku kuliah. “Selain itu harus taat kepada orang tua. Berkat orang tualah kalian bisa lulus meraig gelar sarjana,” katanya.

Sementara itu, Ketua STMIK Indonesia Banjarmasin Dr.Muhammad Syaukani, ST, M.Cs, M.Kom berpesan kepada  mahasiswa yang sudah lulus Syaukani berpesan, jangan pernah berhenti untuk selalu belajar dan menimba ilmu di luar bangku kuliah.

“Amalkan lah ilmu sesuai kompetensi yang kalian dapat selama belajar di bangku kuliah,” pesannya.

Soal pernyataan Zairullah kalau STMIK Indonesia Banjarmasin akan membuka  program magister Sistem Informasi ( SI ), kepada wartawan Syaukani membenarkan.

Menurut Syaukani, program magister SI  akan dibuka pada awal 2020 mendatang. Selain magister SI, lanjut dia, pihak juga melakukan kerjasama program Doktor ( S3 ) Ilmu Komputer dengan universitas yang sama.

UCAPKAN SELAMAT

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor dalam sambutan tertulisnya dibacakan Asisten I Pemerintahan H Siswansyah mengucapkan selamat kepada STMIK Indonesia Banjarmasin yang kembali melaksanakan yudisium Strata I dan Diploma III.

“Atas nama pribadi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Saya ucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya yudisium STMIK Indonesia Banjarmasin ini,” ucap gubernur.

Gubernur yang karib disapa Paman Birin ini juga mendoakan semoga kegiatan yudisium ini semakin membangkitkan semangat dan motivasi seluruh civitas STMIK Indonesia Banjarmasin dan para lulusan sekolah tinggi ini untuk memberikan bakti yang terbaik bagi almamater dan masyarakat Banua tercinta ini.

“Pendidikan adalah proses investasi jangka panjang yang membentuk sumber daya manusia (SDM),” sebut gubernur.

Gubernur menambahkan sedangkan SDM berkualitas menjadi asset penting bagi bangsa dan negara bahkan banua Kalsel tercinta, karena itu pendidikan merupakan pilar pembangunan manusia yang menciptakan manusia yang berkualitas.

Dikatakan orang nomor satu di Bumi Lambung Mangkurat ini, dengan pendidikan tinggi kita akan diajarkan lebih konsen dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghadapi perubahan zaman.

“STMIK Indonesia Banjarmasin memiliki peran strategis dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dibidang pendidikan dan teknologi dan informastika,” kata gubernur.

Adapun mahasiswa terbaik untuk jurusan Manajemen Informatika  terbaik pertama diraih  Maulida Ranti dengan IPK 3,26,  kedua Juniatri Tri Safriana dengan  IPK 3, 24, dan ketiga Novia Rahmi Yanti dengan IPK 3, 23.

Untuk jurusan Komputer Akutansi juara pertama Riska Marwati dengan IPK 3,35, kedua Dahliani dengan IPK 3,33, dan ketiga Masro Safi’I dengan IPK 3,26.

Terbaik untuk jurusan Sistem Informasi pertama Muhammad Risky Rahman dengan IPK 3,44, kedua Angga Pradana  dengan IPK 3,42, ketiga Peter Tanumiharjo dengan IPK 3,39. Sedangkan terbaik untuk  jurusan Teknik Informatika pertama Karissha Winna Sunata dengan IPK 3,64, kedua Ahmad Shaufi dengan IPK 3,55, dan Rudi dengan IPK 3,49. Edwan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here