Penandatanganan pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2018, oleh Ketua DPRD kota Banjarmasin, Hj.Ananda bersama tiga Wakil Ketua dan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, pada rapat paripurna istimewa di Kantor DPRD Kota Banjarmasin.

BANJARMASIN, AKTUAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2018 pada rapat paripurna istimewa di Kantor DPRD Kota Banjarmasin.

Ketua DPRD Kota Banjarmasin HjAnanda berharap, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait bisa bahu membahu untuk ikut mewujudkan berbagai sasaran dan target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjarmasin Tahun 2016-2021.

Hal tersebut disampaikannya disela kegiatan Paripurna Tingkat II terhadap Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 5 Tahun 2016 Tentang RPJMD Tahun 2016-2021, Jumat (9/11/2018) di Gedung rapat paripurna DPRD Kota Banjarmasin.
“Berbagai sasaran dan target yang tertuang dalam RPJMD Kota Banjarmasin Tahun 2016-2021 bukan hanya menjadi tugas Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin saja untuk mewujudkannya Namun semua pihak juga wajib ikut mengawal bahkan memperjuangkannya, tidak terkecuali pihak Legislatif dan Masyarakat,” tegasnya.

Dengan semua pihak bahu membahu dalam mengawal dan memperjuangkan, maka akan sangat mudah dalam mewujudkan target dan sasaran yang sudah tertuang dalam RPJMD Kota Banjarmasin Tahun 2016-2021 sesuai visi besarnya yakni Kayuh Baimbai Menuju Banjarmasin Baiman (Bertaqwa, Aman, Indah, Maju, Amanah dan Nyaman).
“Kalau semua pihak SKPD kompak dalam bergerak mengawal dan mewujudkan sasaran dan target tadi saya optimis Kota Banjarmasin ke depannya bisa semakin maju dan berkembang serta membuat masyarakatn menjadi sejahtera,” ujarnya.

Politikus wanita dari Partai Golkar ini berharap, dengan disahkannya payung hukum tersebut, ini nantinya bisa memuat program-program yang sebelumnya tertinggal dan menyingkronkan dengan visi misi, serta dapat mengakomodir peraturan-peraturan yang lebih tinggi.
“Semoga ini dapat memacu semangat Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin untuk menuntaskan visi misinya, menjadikan Banjarmasin ini sebagai kota ‘Barasih Wan Nyaman’ (Baiman),” katanya.

Bagi Ananda, revisi RPJMD yang dilakukan oleh Pemko Banjarmasin merupakan hal yang wajar untuk dilakukan, karena untuk menyesuaikan Peraturan diatasnya maupun kondisi yang terjadi di lapangan saat ini.
“Tetapi tentu semangat revisi RPJMD haruslah berdasarkan dua hal tadi. Bukan malah sebagai upaya untuk mengurangi target dan sasaran agar mudah untuk direalisasikan,” katanya. Edwan Muhammad

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here