Anggota DPRD Kota Banjarmasin kembali melakukan resea (foto edwan muhammad)

Banjarmasin, AKTUAL – DPRD Kota Banjarmasin kembali melakukan reses yang dilakukan di wilayah dapil masing-masing mendapat sambutan hangat masyarakat, Minggu (18/3 /18).
Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari dapil Banjarmasin Utara yang melakukan reses Noval, Muhammad Isanaini, Taufik Husin, Zainal Hakim, Mushaffa Zakir, Agus Suprapto, Bambang Yanto Permono, dan Aman Fahriansyah.

 

Reses di Kantor Kelurahan Pangeran Banjarmasin Utara, mendapat sambutan hangat lurah setempat, Khairil Rahman.
” Kami merasa senang
atas kedatangan
para anggota dewan. Kami berharap apa yang selama ini di keluhkan warga dapat langsung didengar wakil rakyat,” katanya.
Warga Jalan Pangeran Rt 11 Gg Jambu, Nur Layla mengungkapkan kepada anggota dewan mereka menginginkan pekerjaan di bidang keterampilan.

“Apapun pekerjaannya yang penting kami bisa mendapatkan penghasilan sendiri dan bisa mandiri,” katanya.
Menanggapi hal tersebut mengatakan, akan membantu dengan usulan warga.

Walikota Banjarmasin dalam lima tahun, ungkap Isnani, akan mencetak 2.500 pengusaha baru.
Berarti dalam satu tahunnya ada 500 pengusaha baru.
Selain itu, Burhan, warga Pangeran Dalam Rt 02 menyampaikan mengenai masalah Mushola
Al-Hikmah yang dari tahun 2012 hanya tujuh puluh persen pembangunanya.
Dia berharap bantuan dari pemerintah agar Mushola tersebut dapat terbangun.
Mengenai masalah tersebut Mushaffa Zakir langsung menjawab kepada warga mengenai masalah dana, selagi itu bukan milik Pemerintah Kota maka tidak wajib bagi mereka untuk mendanai. Tetapi bisa saja Pemko membantu asalkan ada Badan Hukum.

“ Takutnya nanti uang yang disumbang dari pemerintah bisa saja tidak di alokasikan,” kata politisi PKS itu.
Ikut tidak sertanya Pemerintah Kota dalam pembangunan Mushola tersebut harusnya, masyarakat lebih berinisiatif lagi dalam membangun mushola tersebut. Karena itu tempat beribadah umum.

 

Dalam reses kali ini Kepala Dinas pendidikan Kota Banjarmasin, diwakili Nuryadi, menyampaikan kepada masyarakat mengenai masalah Kartu Indonesia Pintar (KIP), yang mana masih banyak masyarakat Kota Banjarmasin tidak tahu tata cara menggunakan KIP.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Taufik Husin, yang membidangi masalah pendidikan sangat mendukung sekali mengenai adanya empat syarat KIP yang wajib mendapatkan bantuan yaitu, anak yatim, orang tua kena PHK, pemegang Kartu PKH dan masyarakat kurang mampu.

Edwan muhammad

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here